One Man Can Make A Difference

q1148986774_3111Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku…Yeh 22:30

Sebuah kebenaran yang sangat memerdekakan saya hari ini.
Saya mempelajari di Alkitab (ini menurut saya) Tuhan itu sukanya bermain dengan angka kecil. Tuhan tidak tertarik dengan jumlah besar.

Sebagai contoh, yang mengikuti Tuhan Yesus pada waktu itu banyak akan tetapi Tuhan Yesus memilih untuk memuridkan 12 orang. Lebih ke belakang lagi kita menemukan Gideon, kita tahu dia mempunyai pasukan ribuan orang. Akan tetapi apakah Tuhan senang? Tidak, Tuhan berkata terlalu banyak. Akhirnya pasukan Gideon hanya 300 orang.

Apa yang saya maksud disini? Tuhan tidak tertarik dengan jumlah/kuantitas. Sesungguhnya Dia mencari KUALITAS.
Di mata Tuhan, lebih baik 1 orang berKUALITAS daripada 1.000 orang tapi tidak berkualitas. DIA BUTUH 1 ORANG BERKUALITAS (tentunya kualitas yang berstandar surga)
Camkan ini: Orang yang berkualitas di mata dunia belum tentu dia berkualitas di mata Tuhan.

Rom 5:17-19, “Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.”

Jadi disini kita melihat there 2 kinds of difference, good/positive and bad/negative. Rasul Paulus berkata sedikit ragi (1 ragi – terjemhan pribadi) mengkhamiri seluruh adonan. Di dalam terjemahan Firman Allah Yang Hidup dikatakan begini, “Tidakkah Saudara menyadari bahwa kalau seorang saja dibiarkan terus-menerus dalam dosa, maka dalam waktu yang singkat semua orang akan dipengaruhi?” Kemudian dalam Kidung 2:15 Alkitab berkata, “Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga!” Disini Tuhan membukakan mata saya mengapa di dalam komunitas tidak ada pertumbuhan/perkembangan/kemajuan? Begitu mau berbuah, mau bangkit jatuh lagi. Ada sesuatu yang menahan dan saya menemukan ternyata ada beberapa anggota di dalamnya mereka adalah rubah-rubah berbulu domba. Mereka adalah orang-orang yang terus-menerus melakukan/hidup di dalam dosa. Mereka adalah orang-orang yang membawa Difference tapi Difference yang negatif.

Saya berdoa kita menjadi the One who makes a Positive Difference mungkin apa yang kita buat kelihatannya kecil akan tetapi it CHANGES a lot!

Ada 3 hal yang mungkin bagi kita simple tapi bagi saya they’re POWERFUL. Apa sajakah 3 hal itu, nantikan message berikutnya dari AMPUH!

Just info: AMPUH edisi berikutnya akan segera terbit dengan judul “IMPACT”! Don’t miss it!!!

By: Aditya

3 people like this post.

November 23, 2009   Posted in: Renungan