ZONA ABU-ABU ( Wahyu 3:14-19 )

Tanpa kita sadarai benar-benar, kalau iblis itu sangat licik. Cara dia memperdaya anak-anak Tuhan begitu halus, lembut dan tidak kentara. Perlahan, namun pasti. Ia menjebak kita disebuah area yang saya sebut dengan zona abu-abu. Berada di zona abu-abu adalah tempat yang sangat berbahaya. Jika kita tidak segera keluar dari area ini, bisa dipastikan kehidupan rohani kita pasti mati, walaupun secara perlahan-lahan.
Orang Kristen yang tinggal di zona abu-abu, bukan berarti murtad dan meninggalkan gereja. Ia masih tetap ibadah tiap hari Minggu, hanya saja ia melakukannya sekedar kewajiban dan rutinitas
sebagai orang Kristen saja.

Ciri-ciri lain dari orang Kristen yang tinggal di zona abu-abu adalah:
• Akan berdoa jika membutuhkan sesuatu. Terlibat dalam pelayanan jika tidak ada kerjaan di rumah
dan memberi persembahan jika ada uang receh.
• Ia tidak keluar dari lintasan pertandingan, ia masih ada dalam lintasan pertandingan itu, hanya saja
ia sama sekali tidak maju. Jangankan berlari untuk mahkota Sorgawi, berjalanpun tidak sama sekali.
• Ia bukan tipe orang yang hidup dalam kebencian, tapi hidup dalam kasih juga tidak. Ia tidak pernah merugikan orang lain, tapi juga sangat pelit kepada orang lain. Tidak pernah melakukan kejahatan, tapi juga tidak pernah melakukan kebaikan. Ia tidak pernah berbuat dosa, tapi tidak juga hidup dalam kebenaran.Hitam tidak, putih juga tidak.
Inilah kekristenan yang setengah-setengah, “ABU-ABU”. Alkitab menyebut orang yang seperti ini adalah orang yang suam-suam kuku. Panas tidak, dingin juga tidak. Zona ini justru berbahaya, mengapa ? Karena ia tidak pernah menyadari bahwa kesuaman rohani adalah dosa.
Ia merasa bahwa kehidupan rohaninya baik-baik saja.
Jadi bagaimana dengan anda???

1 person likes this post.

October 27, 2009   Posted in: Renungan